Sestama BKN : Selesaikan Masalah Hukum Kepegawaian PNS, PPK Harus Mengacu Aturan dan Kode Etik PNS

Bandung – Humas BKN, Permasalahan hukum kepegawaian yang terjadi di banyak instansi pemerintah saat ini jumlahnya tidak sedikit. Untuk itu dibutuhkan penyamaan persepsi bagi seluruh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dan pengelola kepegawaian dalam penyelesaiannya. Hal itu disampaikan Sekretaris Utama BKN Supranawa Yusuf saat membuka acara Pemberian Fasilitasi dan Bimbingan Penyelesaian Permasalahan Kepegawaian se- Wilayah Kerja Kantor Regional III BKN Bandung di Auditorium Balaikota Pemerintah Kota Bandung, Senin (29/4/2019).

Pada acara yang dihadiri seluruh pengelola kepegawaian se-wilayah kerja Kantor Regional III BKN Bandung tersebut, Supranawa mengingatkan peserta yang hadir untuk selalu mengacu pada aturan dan kode atik PNS yang berlaku saat menyelesaikan permasalahan hukum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di instansi masing-masing. Terakhir, Supranawa berpesan jika cara terbaik untuk mengatasi permasalahan hukum kepegawaian adalah dengan pencegahan.

Di saat yang sama, Kepala Kantor Regional III BKN Bandung, Imas Sukmariah memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bandung karena telah berhasil menuntaskan masalah PNS yang melakukan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dan sudah berkekuatan hukum tetap. “Pemerintah Melalui BKN mengajak seluruh PPK untuk segera menuntaskan permasalahan PNS Tipikor. Saat ini Pemerintah Kota Bandung adalah salah satu instansi yang telah berhasil menyelesaikan permasalahan tersebut tepat waktu,” ujarnya. Imas menambahkan “Batas waktu penyelesaian Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) bagi PNS Tipikor adalah 30 April 2019,” tutupnya.

Atas apresiasi itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung, Yayan Ahmad mengucapkan terima kasih kepada BKN. “Terima kasih kepada BKN karena telah bersama-sama membantu Pemerintah Kota Bandung menyelesaikan permasalahan PNS Tipikor,” pungkasnya. nyo/ber

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *