Sebanyak 30 Calon JPT Madya dan Pratama BKN Jalani Uji Kompetensi Kepegawaian

Jakarta-Humas BKN, Sebanyak 30 Pelamar Calon Jabatan Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di Lingkungan Badan Kepegawaian Negara (BKN) menjalani uji kompetensi kepegawaian di Kantor Pusat BKN pada Jumat (18/5/2018). Uji kompetensi kepegawaian tersebut dilakukan dengan metode Computer Assissted Test (CAT-BKN).

Deputi Mutasi BKN selaku Ketua Panitia Seleksi Calon Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama BKN Tahun 2018, Aris Windiyanto menyampaikan bahwa ketigapuluh peserta yang mengikuti seleksi tersebut merupakan pelamar yang telah lolos seleksi Tahap I yaitu seleksi administrasi. Pelamar lowongan Calon JPT Madya dalam hal ini Calon Sekretaris Utama BKN, menurut Aris Windiyanto berjumlah 6 orang sementara 24 orang lainnya melamar posisi JPT Pratama. “Terdapat 6 orang pelamar posisi Sekretaris utama BKN. Dari keenam peserta tersebut semuanya lolos seleksi administrasi. Namun satu peserta tidak hadir,” papar Aris Windiyanto.Selanjutnya Aris Windiyanto juga menuturkan bahwa untuk possi JPT Pratama, dibuka lowongan untuk dua posisi yaitu untuk Direktur pengawasan dan Pengendalian Bidang Gaji, Tunjangan, Kesejahteraan dan Kinerja dan untuk posisi Calon Asisten Sekretaris Badan Pertimbangan Kepegawaian.

Aris Windiyanto menyampaikan bahwa tes tahap kedua atau tes kompetensi Bidang Kepegawaian menggunakan CAT-BKN tersebut terdiri dari empat materi, meliputi: Manajemen Aparatur Sipil Negara, Rencana Strategis dan Organisasi BKN, Kebijakan Publik dan Layanan Publik. Aris Windiyanto juga menuturkan bahwa Tes pada Tahap II ini menggunakan sistem gugur. “Hasil seleksi kompetensi teknis kepegawaian ini ditentukan dengan nilai skore tertinggi. Dengan ketentuan berdasarkan nilai pada materi Manajemen Aparatur Sipil Negara, Rencana Strategis dan Organisasi BKN, dan Kebijakan Publik secara berurutan,” jelas Aris Windiyanto. Kemudian Aris menuturkan bahwa dari keseluruhan peserta akan diambil paling banyak enam orang pelamar dari peringkat nilai terbaik untuk masing-masing jabatan.

Sementara itu, Kepala BKN Bima Haria Wibisana menyampaikan bahwa seleksi calon JPT BKN kali ini untuk menjaring Calon-calon pemimpin BKN yang bukan hanya memiliki kompetensi teknis, akan tetapi profesional dan berkualitas yang lebih ditekankan pada soft skill kompetensi. “Saat ini BKN bukan hanya mengurusi kepegawaian saja seperti dulu. Beberapa masalah baru seperti radikalisasi di birokrasi juga menjadi tugas BKN. Hal lainnya juga, pelayanan publik juga harus segera ditingkatkan,” papar Kepala BKN. bal

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *