Puspenkom ASN Makin Penting Setelah UU ASN Disahkan

Jakarta-Humas BKN, Keberadaan Pusat Penilaian Kompetensi Aparatur Sipil Negara (Assesment Center) makin penting setelah UU Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) disahkan. Sesuai Pasal 48 UU ASN, salah satu tugas Badan Kepegawaian Negara (BKN) adalah membina dan menyelenggarakan penilaian kompetensi pegawai ASN. Arahan ini disajikan Wakil Kepala BKN Bima Haria Wibisana kepada para peserta Rapat Penyelarasan Kegiatan Pusat Penilaian Kompetensi ASN dengan Unit Kerja Terkait di lingkungan BKN Pusat Jakarta, Selasa (9/9). Ikut hadir dalam event tersebut Deputi Bidang Mutasi Kepegawaian S.Kuspriyomurdono dan Prof.Pribadiyono dari Lembaga Psikologi Quantum. Kegiatan ini dihadiri para pejabat dan pegawai dari berbagai unit kerja terkait.

Waka BKN Bima Haria Wibisana (tengah) memberikan arahan kepada para peserta rapat

Bima Haria Wibisana lebih lanjut mengartikulasikan bahwa Puspenkom ASN harus mempersiapkan segenap SDM-nya dan optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi. Hal ini merupakan usaha nyata Puspenkom ASN guna melakukan tugas dan amanat Pasal 48 UU ASN secara baik. “Penggunaan metode tes pengukuran kompetensi pun hendaknya lebih variatif, serta disesuaikan dengan kapasitas assesee (peserta tes),”ucapnya.

Para peserta mengikuti rapat dengan cermat

Pada kesempatan yang sama, S.Kuspriyomurdono mengutarakan bahwa BKN terus mengupayakan integrasi sistem pelayanan kepegawaian antar berbagai unit kerja terkait dan kantor-kantor regional BKN. “Dengan demikian, pelayanan kepegawaian yang BKN suguhkan kepada masyarakat akan lebih efektif dan efisien,”tuturnya. (aman-kiswanto)

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *