Pegawai MA Jalani Pemetaan Kompetensi Melalui Assesment Center BKN

Jakarta- Humas BKN, Sebanyak 115 pegawai Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia yang terdiri dari 96 Pejabat Pelaksana dan 19 Pejabat Pengawas mengikuti pemetaan potensi dan kompetensi melalui Asessment Center BKN pada Rabu (01/08/2018) di Kantor Pusat BKN Jakarta.

Kegiatan ini diikuti oleh para pegawai MA dari lingkungan pusat, namun dalam waktu yang akan datang juga akan diikuti oleh para pegawai MA yang berasal seluruh Indonesia, di mana pelaksanaannya akan berlangsung secara bertahap.

Kepala Sub Bidang Perencanaan Program Kegiatan Penilaian Kompetensi, Sua Wijaya menjelaskan bahwa metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penilaian kompetensi dengan menggunakan metode sederhana bagi pejabat pengawas dan penilaian potensi yang diberlakukan bagi pejabat pelaksana. Adapun tujuan diadakannya pemetaan ini adalah untuk mengetahui realitas kompetensi yang dimiliki para pengisi jabatan dengan kompetensi yang diharapkan dari sebuah jabatan.

Sua Wijaya menjelaskan bahwa metode yang digunakan dalam kegiatan ini. (foto: mia)

Lebih lanjut Sua mengungkapkan Assessment Center BKN akan terus meningkatkan kualitas pelayanan agar lebih baik. “Kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan melakukan pengembangan terkait substansi dan metode yang digunakan sehingga data yang dihasilkan dapat lebih akurat dan dapat terus dipercaya oleh publik sebagai Assessment Center yang kredibel,” tambah Sua.

Hanizar, selaku Kepala Bagian Pemberhentian dan Pensiun Pegawai pada Mahkamah Agung RI. (foto: mia)

Dalam kesempatan itu, Hanizar, selaku Kepala Bagian Pemberhentian dan Pensiun Pegawai pada Mahkamah Agung RI menyampaikan harapan hasil yang didapatkan dari pemetaan potensi dan kompetensi ini dapat menjadi dasar bagi instansi dalam memetakan pegawai sesuai kebutuhan organisasi dan potensi yang dimiliki masing-masing individu. “Kami percaya Assessment Center BKN merupakan unit penilaian potensi dan terbaik dan memiliki fasilitas lengkap sehingga hasil pemetaan kompetensi dan potensi diharapkan mampu menjadi dasar dalam memetakan pegawai secara tepat sasaran untuk kedepannya” pungkasnya. iin

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *