Memainstreamkan Kembali Kajian Komunikasi Pembangunan, karena Masalah Komunikasi adalah Masalah Bangsa. 

Jatinangor-Humas BKN, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (UNPAD) menggelar Seminar Nasional: Kontribusi Ilmu Komunikasi dalam Pembangunan Nasional pada Selasa, (06/08/2019). Seminar ini dilaksanakan di Gedung Pascasarjana Fikom Unpad, Jatinangor, yang dihadiri lebih dari 230 Undangan, diantaranya para Mahasiswa, Akademisi, dan juga perwakilan dari Pemerintahan. Kegiatan ini juga bagian dari rangkaian publikasi 32 jurnal yang terindeks Scopus, yang sudah submit di tahun 2019.

Prof. Dr. Wawan Hermawan, MS, Direktur Pendidikan dan Kemahasiswaan Unpad membuka Seminar Nasional, menyampaikan tiga poin penting mengenai masalah komunikasi pada komunikasi pembangunan, antara lain berkaitan dengan niat baik harus didukung dengan komunikasi yang baik, komunikasi pembangunan dalam mengantisipasi bencana, dan bagaimana mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang lebih hebat. Dr. Dadang Rahmat Hidayat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad juga menambahkan bahwa sudah saatnya bicara komunikasi Kebangsaan secara utuh, untuk dapat berkontribusi secara substansial bagi Negara.

Seminar nasional ini juga menghadirkan Pembicara, antara lain : Dr Dadang Sugiana-Unpad membahas mengenai konsep ideal komunikasi pembangunan yang bergerak pada 3 pilar : sosial,ekonomi, dan lingkungan, Dr. Atwar Bajari-Unpad mengenai Trend research Komunikasi Pembangunan, Dewi Sri (Bappenas) mengenai Rancangan pembangunan bidang komunikasi, dan Dr. Ir Joko Siswanto (ITB) mengenai Komunikasi sebagai elemen keberhasilan pembangunan berkelanjutan. 

Hadir pula Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil sebagai Keynote Speaker, memperkenalkan Strategi Komunikasi yang dijalankan, sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan komunikasi masyarakat Jawa Barat. “Tugas kita adalah dewasa berkomunikasi, Pemimpin membawa kondusifitas dan kemajuan, ia datang dari keputusan. Karena keputusan baik datang dari informasi baik”. Ridwan menambahkan bahwa sudah saatnya Lembaga Pemerintahan  melakukan sinergitas dengan berbagai pihak menggunakan strategi Pentahelix, yaitu ABCGM (Academics, Business, Community, Government, and Media)./Nov

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *