Maksimalkan Tusi Unit Kerja yang Berpotensi Berkontribusi Terhadap PNBP

Jakarta- Humas BKN, Agar dapat berkontribusi maksimal terhadap penerimaan Pemerintah Pusat yang tidak berasal dari penerimaan pajak, Pengelola Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Badan Kepegawaian Negara (BKN) diminta untuk memaksimalkan tugas dan fungsi (Tusi) unit kerja yang berpotensi dapat berkontribusi terhadap PNBP. Hal itu disampaikan Sekretaris BKN Supranawa Yusuf saat membuka Workshop Pengelolaan PNBP di Lingkungan BKN, di Kantor Pusat BKN Jakarta, Rabu (3/10/2018).

Lebih lanjut, Supranawa mengatakan, berkontribusi terhadap keuangan Negara melalui PNBP akan membantu penerimaan Negara. “Penerimaan Negara dari sektor pajak sudah optimal, dalam kata lain, Pemerintah dapat menggenjot penerimaan Negara melalui sektor lain, salah satunya PNBP”, ujarnya. Namun, Supranawa mengingatkan Pengelola PNBP BKN agar dapat mematuhi seluruh aturan dalam mengelola PNBP. “PNBP itu ada 2 (dua) aspek dasar, yakni penerimaan dan pengelolaannya. Mari bekerja sesuai aturan yang ada, agar terhindar dari penyalahgunaan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Perencanaan BKN Heru Purwaka saat memberikan laporan penyelenggaraan mengatakan, pelaksanaan workshop ini adalah untuk menyamakan persepsi Pengelola PNBP BKN agar selaras dan sesuai dengan aturan yang ada. Rencananya, workshop diselenggarakan selama 2 (dua) hari dan menghadirkan narasumber dari Kementerian Keuangan dan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP). be

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *