Kupas Seputar Potensi ASN Era Reformasi Birokrasi, Pusbang ASN Gelar Diskusi Terbuka

Bogor – Humas BKN, Melibatkan salah satu akademisi Universitas Indonesia, Dana Indera dan Hansel Tanuwijaya dari PricewaterhouseCoopers, Pusat Pengembangan Aparatur Sipil Negara (Pusbang ASN BKN) menggelar diskusi terbuka untuk mendapat masukan tentang bagaimana meningkatkan potensi SDM Aparatur Sipil Negara (ASN) di era reformasi birokrasi. Diskusi terbuka dikemas melalui sharing knowledge ini dihadiri perwakilan instansi Pemerintah.

Acara yang berlangsung pada Selasa, (21/05/2019) di Kantor Pusbang ASN Ciawi Bogor ini mengangkat tema “Knowledge Center sebagai Tacit Knowledge Repository ASN.” Adapun topik yang disampaikan Dana Indera menyangkut Tacit Knowledge and Knowledge Center Supporting Center. Sementara Hansel Tanuwijaya mengupas seputar Knowledge Management.

foto: adon

Lebih lanjut soal peningkatan potensi ASN, Dana sempat menyoroti adanya ketimpangan gap antargenerasi ASN. Menurutnya, di birokrasi kini tengah menghadapi kesenjangan antara ASN generasi baby bomers dengan generasi milenial.

Saat pembahasan tentang bagaimana potret potensi ASN yang dibutuhkan di era reformasi birokrasi, Humas BKN melalui kanal media sosial yang dimiliki mengajak publik menyampaikan pendapat mengenai potensi ideal seperti apa yang perlu dimiliki oleh ASN masa kini. “Disiplin, paham iptek, patuh dan taat regulasi, loyalitas tinggi, punya inisiatif; ide dan kreatif serta bekerja ikhlas dan tuntas,” cuit salah satu netizen dengan akun bernama @MohammarKhadha1 di Twitter BKN.

Selain komentar soal cara kerja, beberapa netizen menyoroti akhlak ideal seorang ASN. Salah satu di antaranya seperti komentar akun Facebook bernama Dyah Moms Banara yang mengatakan potensi ideal yang harus dimiliki ASN yakni rasa tanggung jawab besar kepada Negara. des

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *