DPRD Kab. Grobogan & DPRD Kab. Gorontalo Minta Kejelasan Nasib TH K2

Jakarta – Humas BKN, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)Kabupaten Grobogan meminta kejelasan dan kepastian yang berkaitan dengan kebijakan tenaga honorer kategori I (K1) yang dilucuti menjadi tenaga honorer kategori II (K2). Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Grobogan Wasono Nugroho, SH saat beraudiensi ke Kantor Pusat Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jakarta, Rabu (13/8/2014). Hadir menerima audiensi tersebut Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Tumpak Hutabarat, Kepala Bagian Media dan Pengaduan Masyarakat Herman, dan Kepala Sub Bagian Pengolahan Informasi dan Publikasi Tomy Donardi.

Menanggapi permasalahan tersebut, Kepala Biro Humas BKN Tumpak Hutabarat menyampaikan bahwa tenaga honorer K1 harus dibayarkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sedangkan tenaga honorer K2 dibayarkan dari non APBD. “Sudah menjadi kesepakatan dan keputusan nasional, apabila tenaga honorer K1 dibayarkan melalui sumber lain selain APBN/APBD, maka harus meluncur ke tenaga honorer K2,” jelas Tumpak. “Sesuai aturan yang ada, tenaga honorer K1 adalah mereka yang dibayarkan dari APBN/APBD terus menerus sejak Januari 2005 hingga saat ini, tanpa terkecuali,” tambah Tumpak.

Di hari yang bersamaan, DPRD Kabupaten Gorontalo juga mempertanyakan penyebab tidak turunnya Nomor Induk Pegawai (NIP) 88 tenaga honorernya yang tidak bekerja pada instansi pemerintah. Hal ini disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Gorontalo Umar Kariem saat melakukan audiensi ke Kantor Pusat BKN Jakarta. Menjawab hal tersebut, Kepala Bagian Publikasi dan Dokumentasi Sofyan mengatakan bahwa hal tersebut bisa disebabkan oleh proses yang menyalahi aturan. “BKN bekerja sesuai dengan aturan yang ada. Apabila NIP tidak terbit, salah satu penyebabnya bisa jadi dikarenakan berkas usulan tidak lengkap atau berkas usulan tidak memenuhi kriteria, sehuingga NIP urung diterbitkan,” tutup Sofyan. Reni/Arum/Antania/Berry

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *