Deputi PMK BKN : Ke Depan, Tunkin Dibayar Sesuai Dengan Capaian Kinerja Pegawai

Medan- Humas BKN, Sebanyak 68 orang perwakilan dari 34 Kab / Kota wilayah kerja Kantor Wilayah VI BKN rapat kegiatanSosialisasi dan bimbingan teknis informasi pertanggungjawaban pegawai ASN di Wilayah kerja Kantor Wilayah VI BKN yang digelar di Aula AE Manihuruk pada Selasa (03/9 / 2019)

Foto: Andi

 

Acara tersebut diresmikan oleh Deputi Bidang Pengembangan Manajemen Kepegawaian Haryomo Dwi Putranto. Pada kesempatan itu, Haryomo menyebutkan bahwa sistem penilaian kinerja merupakan salah satu program prioritas BKN terlebih sejak adanya Peraturan Pemerintah Nomor 30 tahun 2019 tentang penilaian kerja PNS intensitas dan kuantitasnya semakin meningkat. “Kedepan, pembayaran kinerja harus berdasarkan capaian kinerja masing-masing pegawai. Diharapkan pada tahun 2020 mendatang, semua instansi baik pusat maupun daerah sudah siap menjalankan pengaplikasian penilaian kinerja ” tambahnya

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Pengawasan dan Pengendalian Kepegawaian Otok Kuswandaru menyampaikan bahwa salah satu syarat berjalannya merit sistem adalah dengan berjalannya penilaian kinerja secara baik dan sudah sepatutnya setiap pegawai menyusun sasaran kinerja pegawai (SKP) sesuai dengan target organisasi yang telah di tetapkan.

“Saya juga berharap kedepan pemerintah melalui Kemenpan RB dapat merevitalisasi jabatan fungsional ASN yang khusus memprakarsai hal penyusunan SKP. Setelah menyusun Rencana Strategis (Renstra), kemudian jabatan fungsional tersebut dapat menyusun secara rapih SKP masing-masing PNS sesuai dengan jabatan dan target organisasinya” jelas Otok lebih lanjut

Kegiatan tersebut sekaligus disandingkan dengan acara penandatanganan komitmen bersama mengendalikan gratifikasi dan menentang tindak korupsi yang disahkan oleh Kepala Kantor Wilayah VI BKN dan juga seluruh Kepala BKD Se-Sumatera Utara. Aktivitas ini menjadi salah satu wujud nyatakan tolak gratifikasi di lingkungan BKN Medan “Ketika kita bersama-sama mengikrarkan komitmen ini maka kita harus benar-benar mengimplementasikannya dalam pekerjaan kita sehari-hari, ayo bersama kita STOP Gratifikasi” ungkap English Nainggolan, Kepala Kantor Wilayah VI BKN. Ipr

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *