BKN Gelar Coaching Clinic e-Kinerja

Jakarta – Humas BKN, Penerapan aplikasi guna menilai kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di tiap Instansi Pemerintah yang beragam merupakan tantangan bagi Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai instansi pembina manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal itu disampaikan Pranata Komputer BKN, Alex Sareng saat memberikan coaching clinic aplikasi kinerja (e-kinerja) kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Pemerintah Kabupaten Sidrap, Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Pemerintah Kabupaten Ngawi, dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Kantor Pusat BKN, Kamis (25/7/2019).

Coaching clinic e-kinerja kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Pemerintah Kabupaten Sidrap, Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Pemerintah Kabupaten Ngawi, dan BPKP di Kantor Pusat BKN

Alex melanjutkan, penyamaan persepsi tiap instansi dalam penerapan dan penggunaan e-kinerja menjadi prioritas BKN. “BKN mengawal implementasi amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja PNS, sehingga instansi dapat mengukur kinerja individu pegawainya,” ujarnya. Kemudian, Alex mengatakan e-kinerja juga berfungsi sebagai sistem informasi untuk menyusun Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). “BKN Berharap pembinaan PNS berdasarkan sistem prestasi kerja dan sistem karir yang dititikberatkan pada sistem prestasi kerja segera terwujud,” jelasnya.

“BKN Berharap pembinaan PNS berdasarkan sistem prestasi kerja dan sistem karir yang dititikberatkan pada sistem prestasi kerja segera terwujud,” jelasnya. (foto: don)

Di saat yang sama, Perwakilan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Tampi Pulung Putri berharap coaching clinic ini menambah wawasan pengelola kepegawaian di instansinya agar penerapan e-kinerja dan amanat dari PP Nomor 46 Tahun 2011 bisa dijalankan dengan maksimal. “Harapannya penilaian prestasi kerja PNS di Instansi kami dapat menjamin objektivitas pembinaan PNS dan sistem karir pegawai,” katanya. Tampi menambahkan, “Coaching clinic diharapkan juga membahas tata-cara penyelesaian kendala yang mungkin timbul saat implementasi penilaian kinerja dan penggunaan e-kinerja.” Berry

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *