Bahas Penghematan Anggaran, DPR Lakukan RDP dengan BKN

Jakarta-Humas BKN, Badan Kepegawaian Negara (BKN) beserta sejumlah Kementerian/lembaga melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di Ruang KK-III Gedung DPR-RI Jakarta, Kamis (22/5). RDP ini membahas sikap instansi pemerintah terhadap Instruksi Presiden No 4 Tahun 2014 tentang Langkah-Langkah Penghematan dan Pemotongan Belanja Kementerian/Lembaga dalam Rangka Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2014.

Di hadapan Komisi II, Kepala BKN Eko Sutrisno menyampaikan bahwa program kerja BKN akan sulit dilaksanakan secara optimal apabila ada pemotongan sebesar 94 Milyar dari Pagu anggaran sebesar 542 Milyar pada tahun anggaran 2014. Ditegaskan pula bahwa program kerja BKN membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Biaya ini antara lain untuk mengoptimalkan Rekruitmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dengan memanfaatkan Computer Assisted Test (CAT) BKN. “Optimalisasi ini dilakukan dengan menambah jumlah komputer di tiap Kantor Regional (kanreg), dari 50 menjadi 100 komputer yang digunakan di 12 Kanreg BKN,”terangnya.

Ditambahkan pula bahwa tahun ini BKN memfasilitasi penyelenggaraan rekruitmen CPNS dengan menggunakan CAT di 22 Provinsi yang tidak ada perwakilan Kanreg BKN. “Guna mendekatkan layanan kepegawaian yang lebih efektif kepada masyarakat, BKN pun akan membuka kantor pelayanan di Provinsi Papua Barat dan Provinsi Aceh”tambahnya.

RDP ini dibuka Wakil Ketua Komisi II DPR-RI Arif Wibowo dan dihadiri 27 anggota dari 51 anggota. Berdasarkan rapat tersebut, Komisi II mencatat usulan perubahan APBN Tahun 2014 dari seluruh mitra kerja Komisi II DPR RI. Arif Wibowo meminta kepada seluruh mitra kerja untuk melakukan simulasi terhadap rencana kegiatan dan anggaran tahun 2014 di instansi masing-masing, serta menyikapi kebijakan penghematan/pemotongan anggaran yang hasilnya segera dapat diserahkan kepada Komisi II DPR RI untuk selanjutnya dibahas dalam RDP yang akan datang. (agus waluyo)

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *