Audiwan, “Mata dan Telinga” Wasdal Kepegawaian

Jakarta-Humas BKN, Sebagai Jabatan Fungsional tertentu (JFT), yang dibina Badan Kepegawaian Negara (BKN), Auditor Kepegawaian (Audiwan) merupakan “mata dan telinga” pengawasan dan pengendalian (Wasdal) di bidang kepegawaian. Dengan demikian, Audiwan bukan hanya strategis, namun berperan penting dalam memastikan tegaknya Norma,Standar,Prosedur, dan Kriteria (NSPK) Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). Arahan ini disajikan Wakil Kepala Bima Haria Wibisana tatkala pelaksanaan Tes Calon Auditor Kepegawaian di lantai II gedung Computer Assisted Test (CAT) BKN Pusat Jakarta, Kamis (3/7). Ikut hadir dalam kegiatan ini Direktur Dalpeg I Gede Putra Suastika dan Kepala Pusat Pengembangan Sistem Rekrutmen PNS Aris Windiyanto.

Waka BKN Bima Haria Wibisana (kedua dari kiri) menyuguhkan arahan kepada para PNS yang mengikuti Tes Calon Audiwan

Lebih lanjut dituturkan bahwa Audiwan harus menjaga profesionalitas dan martabat dalam menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. “Fungsi preventif, dalam artian mencegah pelanggaraan NSPK Manajemen ASN, harus dikedepankan oleh Audiwan,”ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Gede Putra Suastika menjelaskan bahwa tes calon Audiwan diikuti oleh 189 peserta dari berbagai instansi pemerintah pusat dan daerah. Diterangkan pula bahwa pada tahap pertama, para peserta harus menjawab 100 soal dalam waktu 90 menit dengan menggunakan CAT BKN. Soal ini mencakup Tes Pengetahuan Umum, Tes Substansi, dan Tes Karakteristik Pribadi. “Untuk maju pada tahap kedua yakni wawancara dengan tim Asessor dari Pusat Penilaian Kompetensi PNS, pada tahap pertama seorang peserta harus mendapat nilai minimal 250 dari total skor 500,”ucapnya. (Aman/Flavita)

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *