“ASN Diharapkan Dapat Berinovasi Dalam Pelaksanaan Kerja”

Bogor-Humas BKN, Pusat Pengembangan Aparatur Sipil Negara (Pusbang ASN) Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyelenggarakan Sharing Session 4 yang bertema Trend Skills di Era 4.0, Jumat (14/12/2018).

Sharing Session yang diselenggarakan di D’cafe Pusbang ASN tersebut berlatar belakang terkait kebutuhan para pegawai yang harus paham mengenai manusia, pekerjaan dan tempat kerja yang dibutuhkan dalam Era Revolusi Industri 4.0 tersebut.

Widyaiswara Utama Pusbang ASN, Edi Suyitno yang menjadi penanggung jawab kegiatan tersebut menyampaikan bahwa Sharing Session merupakan salah satu upaya dalam melakukan pengembangan ASN sesuai UU No. 5 Tahun 2014. Selain itu Sharing Session diharapkan membawa manfaat kepada para peserta untuk mendapatkan sesuatu yang berbeda sehingga mendapat inspirasi untuk mengembangkan diri dengan berinovasi. “ASN diharapkan menjadi sesuatu yang utuh yang dapat berinovasi dalam pekerjaannya,” tuturnya.

Oscar Vitriano Dosen dan Peneliti Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia yang menjadi narasumber dalam acara tersebut menjelaskan, dalam menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0 berdasarkan teori Darwin bahwa makhluk yang dapat bertahan bukanlah makhluk yang kuat tetapi yang dapat beradaptasi dengan lingkungan baru. Untuk itu ASN harus dapat beradaptasi dan memiliki kemauan serta keinginan untuk selalu belajar. “ASN terutama generasi old jangan takut untuk mencoba memiliki jiwa muda, mencoba belajar terutama dengan yang lebih muda,” jelasnya.

Selain itu narasumber lain dalam kegiatan tersebut, Swissanto Soerojo yang juga seorang Konsultan, Coach dan Mentor untuk beberapa Perusahaan Swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjelaskan bahwa Smart ASN dibutuhkan dalam Revolusi Industri 4.0 demi terwujudnya ASN berkelas dunia pada tahun 2020. Smart ASN tersebut dituntut untuk dapat melek dengan teknologi terbaru, inovatif, berorientasi pada kinerja dan berorientasi pada pelayanan publik. “ Listening and be partner dengan pegawai lain, kemudian komunikasikan, review sistem dan infrastruktur yang diperlukan dalam menghadapi tantangan era 4.0,” jelas Swissanto. kaw

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *