Analis Kepegawaian dituntut Kuasai Teknologi Informasi

Jakarta – Humas BKN, Analis Kepegawaian Indonesia dituntut menguasai teknologi informasi, memiliki kemandirian dan kemampuan memanfaatkan pengetahuan agar dapat mengembangkan organisasi menjadi lebih baik. Demikian pernyataan Kepala BKN Bima Haria Wibisana saat mengkukuhkan Pengurus Ikatan Profesi Analis Kepegawaian Republik Indonesia (IPAKRI) periode 2019 – 2021 di Kantor Pusat BKN, Kamis (20/12/2018).

“Anggota Ipakri dituntut dapat beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Perlahan pekerjaan manusia mulai dilakukan oleh teknologi berbasis komputer. Oleh sebab itu dibutuhkan standar kompetensi penguasaan teknologi yang lebih tinggi,” ujar Kepala BKN.

Lebih jauh Kepala BKN berharap sebagai ASN, para Analis Kepegawaian harus berkembang mengikuti zaman revolusi industri.

Proses itu, menurut Kepala BKN harus dilakukan secara profesional dan akuntabel. Kepala BKN menjabarkan Analis Kepegawaian ke depan akan menghadapi tantangan terbesar dari era revolusi industri 4.0. “Tantangan tersebut adalah perubahan yang mendasar pada teknologi informasi termasuk di bidang kepegawaian. Kemampuan mengembangkan dan menyesuaikan diri dimaksudkan agar Analis Kepegawaian tidak tertinggal dan dapat mengikuti perubahan di masa yang akan datang, sehingga kualifikasi dan kompetensi Analis Kepegawaian dapat diandalkan,” pungkasnya. nik/cal/bal

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *